10 Bencana Tsunami terbesar di dunia

Tsunami Terbesar

Sahabat Serba Ter yang budiman, Tsunami telah sering terjadi sepanjang sejarah bumi ini. Nama Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu yang berarti pelabuhan dan Nami yang berarti gelombang. Nama Tsunami menjadi begitu terkenal mengingat Jepang merupakan negara yang paling sering dilanda bencana gelombang Tsunami.
 
Mengingat hanya sedikit sejarah data tolok ukur gelombang Tsunami yang ada, seperti berapa kali terjadi dalam satu kejadian, berapa tingginya dan berapa jauh air laut dari pantai menuju ke daratan, akhirnya para ilmuwan membuat/mengambil rincian data melalui besarnya kerusakan dan banyaknya korban jiwa yang diakibatkan oleh bencana Tsunami.

Perlu waktu berbulan bahkan bertahun-tahun, para ilmuwan untuk dapat menghimpun data dan membuat resume dalam setiap kejadian bencana gelombang Tsunami.
 
Berikut ini 10 bencana Tsunami yang dinilai paling besar dan paling banyak menelan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan besar sepanjang sejarah, sebagai berikut :

10. Ise Bay – Jepang(18 Januari 1586)

IseBayJepang

(Courtesy of nextcity.org)

Gempa bumi dengan kekuatan sebesar 8,2SR, merupakan estimasi paling akurat para ilmuwan dalam menentukan penyebab terjadinya gelombang Tsunami di Ise Bay, Jepang. Gelombang laut naik hingga setinggi 6m hingga mengakibatkan kerusakan di sejumlah kota. Kota Nagahama mengalami kebakaran hebat pada saat gempa pertama terjadi hingga menghancurkan setengah kota. Daerah disekitar Danau Biwa terseret gelombang Tsunami hingga ketengah kota tanpa tersisa. Tsunami Ise Bay menelan korban jiwa lebih dari 8.000 orang tewas dan mengakibatkan kerusakan yang sangat besar.


9. Ryukyu – Jepang(24 April 1771)

RyukyuJepang

(Courtesy of markystar.files.wordpress.com)

Gempa berkekuatan 7,4SR diyakini oleh para ilmuwan sebagai penyebab terjadinya gelombang Tsunami Ryukyu, Jepang yang mengakibatkan kerusakan besar pulau-pulau di wilayah ini. Kerusakan yang paling serius terjadi pada kota Ishigaki dan Kepulauan Miyako. Tinggi gelombang laut pada saat itu diperkirakan sekitar 11 hingga 15m. Bencana Tsunami Ryukyu menelan korban jiwa sebanyak kurang lebih 12.000 orang meninggal dan menghancurkan sekitar 3.137 bangunan.


8. Arica – Chili(13 Agustus 1868)

AricaChili

(Courtesy of omgstory.net)

Gelombang Tsunami Arica disebabkan oleh dua rangkaian gempa bumi signifikan yang diperkirakan berkekuatan 8,5SR di lepas pantai Arica, Peru (sekarang Chili). Gelombang Tsunami setinggi 21m akibat gempa tersebut menghantam seluruh lingkaran Pasifik dan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Bencana Tsunami Arica dan gempa bumi sepanjang pantai Chili menelan korban jiwa sebanyak 25.000 orang tewas dan kerugian akibat kerusakan yang terjadi senilai kurang lebih 300 juta dolar AS.


7. Sanriku – Jepang(15 Juni 1896)

SanrikuJepang

(Courtesy of jto.s3.amazonaws.com)

Gelombang Tsunami Sanriku disebabkan oleh gempa bumi yang diperkirakan berkekuatan 7,6SR yang terjadi di lepas pantai Sanriku, Jepang. Gelombang Tsunami di kota Shirahama diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 38,2m, yang menyebabkan lebih dari 11.000 bangunan rusak dan menewaskan sekitar 22.000 orang. Ditemukan juga data bahwa gelombang Tsunami Sanriku ini turut menghantam pantai timur China hingga menewaskan sekitar 4.000 orang dan menyebabkan kerusakan yang besar pada daerah pertaniannya.


6. Nankaido – Jepang(28 Oktober 1707)

NankaidoJepang

(Courtesy of www.historyist.com)

Gempa bumi berkekuatan 8,4SR menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami setinggi 25m yang kemudian menghantam beberapa daerah pantai Pasifik seperti Kyushyu, Shikoku dan Honshin termasuk Osaka. Sebanyak hampir 30.000 bangunan di daerah-daerah yang terkena dampak, rusak berat dan menelan korban hingga sekitar 30.000 orang tewas akibat bencana Tsunami Nankaido ini. Tercatat ada sekitar 12 gelombang besar yang terjadi terhitung mulai jam 03:00 hingga jam 04:00 waktu setempat dan beberapa gelombang tersebut menyebar beberapa kilometer ke pedalaman di Kochi.


5. Laut Enshunada – Jepang(20 September 1498)

EnshunadaJepang

(Courtesy of www.bebiviral.com)

Gempa bumi yang diperkirakan berkekuatan 8,3SR, telah menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami di sepanjang pantai Kii, Mikawa, Surugu, Izu dan Sagami, Jepang. Gelombang yang cukup kuat untuk menembus dan menghancurkan dinding pantai yang memisahkan danau Hamana dengan laut. Banjir yang diakibatkan gelombang Tsunami ini menghanyutkan rumah-rumah di seluruh wilayah yang dilaluinya dengan total korban jiwa diperkirakan sekitar 31.000 orang tewas.


4. Krakatau – Indonesia(27 Agustus 1883)

KrakatauIndonesia

(Courtesy of guerrillaworldpress.files.wordpress.com)

Gelombang Tsunami Krakatau terjadi akibat meletusnya gunung berapi Krakatau. Gelombang-gelombang laut setinggi rata-rata 37m seakan-akan disebarkan oleh terjadinya letusan yang sangat kuat hingga menghancurkan kota-kota Anyer dan Merak. Tercatat bahwa terjadi Laut surut di beberapa pantai di Bombay, India dan terdapat satu orang tewas di Sri Lanka. Bencana Tsunami ini menelan korban hingga 40.000 orang tewas dimana sebanyak 2.000 kematian merupakan akibat langsung dari letusan gunung berapi Krakatau itu sendiri.


3. Lisabon – Portugis(1 November 1755)

LisabonPortugis

(Courtesy of lightholler.files.wordpress.com)

Sebuah gempa bumi berkekuatan 8,5SR menyebabkan terjadinya tiga rangkaian gelombang Tsunami besar hingga setinggi 30m yang menghantam beberapa kota di sepanjang pantai barat Portugis dan Spanyol selatan. Gelombang Tsunami yang sangat kuat tersebut terus bergerak cukup jauh dan menghantam Carlisle Bay, Barbados dengan kenaikan tinggi gelombang hingga 31,5m. Gempa bumi dan Tsunami Lisabon ini menelan korban jiwa sebanyak 60.000 orang tewas di tiga negara, Portugis, Maroko dan Spanyol.


2. Tohoku – Jepang(11 Maret 2011)

TohokuJepang

(Courtesy of i.telegraph.co.uk)

Sebuah gelombang Tsunami yang sangat kuat dengan tinggi sekitar 10m dan kecepatan mencapai 800km/jam bergerak dan memporak-porandakan pantai timur Jepang hingga menewaskan lebih dari 18.000 orang. Gelombang Tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi berkekuatan 9,0SR di kedalaman 24.4km dari permukaan laut ini menjadikannya gempa terbesar keempat yang pernah tercatat. Sekitar 452.000 orang direlokasi ke tempat-tempat penampungan akibat tempat tinngal mereka hancur. Getaran yang sangat keras dari bencana ini menyebabkan darurat nuklir akibat kebocoran uap radio-aktif pada pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi. Bank Dunia memperkirakan Jepang memerlukan waktu hingga lima tahun dan biaya sebesar 235 miliar dolar AS untuk mengatasi kerusakan-kerusakan yabg terjadi.


1. Aceh – Indonesia(26 Desember 2004)

AcehIndonesia

(Courtesy of www.historyist.com)

Gempa bumi berkekuatan 9.1SR di lepas pantai Aceh, pulau Sumatera pada kedalaman 30km yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004, menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami akibat zona patahan lempeng bumi di dasar laut yang memanjang secara vertikal sepanjang 1,3km. Gelombang Tsunami setinggi 50m bergerak menghantam daratan hingga sejauh 5km ke pedalaman Meulaboh, Aceh (Sumatra). Gelombang Tsunami Aceh ini berdampak menaiknya tinggi gelombang laut di beberapa negara seperti Amerika, Inggris dan benua Antarika hingga tercatat sebagai gelombang Tsunami yang terbesar oleh para peneliti dan ilmuwan mancanegara. Bencana Tsunami Aceh menelan korban jiwa sebanyak 230.000 orang tewas dan kerugian akibat kerusakan yang terjadi senilai 10 miliar dolar AS.

(Courtesy of www.youtube.com)

Demikian, semoga dapat bermanfaat.

Sumber :

Share this on : TwitterFacebookGoogle+

2 responses to "10 Bencana Tsunami terbesar di dunia" ▼

  • Avatar Image
    sodron

    lumayam buat ngurangin populasi

    Reply
    • Avatar Image
      SerbaTer.Com

      Thanks sob 🙂

      Reply

Leave a Comment

Check to Confirm.