10 Gunung berapi teraktif di dunia

Post Image

Sahabat Serba Ter yang budiman. Terdapat kurang lebih 1.500 gunung berapi aktif yang tersebar di muka bumi ini, baik yang berada di daratan maupun di dalam lautan. Dan sekitar 500 gunung berapi diantaranya sudah pernah meletus sepanjang sejarah bumi ini.
 
Seperti sudah kita ketahui, bahwa letusan gunung berapi adalah akibat dari tekanan magma panas yang sangat kuat dari dalam perut bumi ke permukaan bumi melalui celah terlemah dari lapisan bumi yang dilaluinya, hingga menghasilkan suara ledakan yang kuat dan menghempaskan lapisan bumi diatasnya bersamaan dengan mengalirnya lahar panas dari dalam perut bumi.
 
Sebuah badan/asosiasi internasional yang secara khusus memantau kegiatan/aktifitas gunung berapi dan kandungan kimia di dalam perut bumi di seluruh dunia, yang bernama International Association of Volcanology and Chemistry of the Earth’s Interior (IAVCEI) telah mengidentifikasi sekitar 16 gunung berapi aktif yang letusannya diprediksi akan berdampak sangat fatal terhadap kehidupan penduduk dan daerah sekitarnya, dalam beberapa dekade di abad 21 ini.

Sahabat Serba Ter, inilah 10 Gunung berapi teraktif di dunia diantaranya, yang dirangkum sebagai berikut di bawah ini :

1. Gunung Merapi  (Indonesia)

Post Image

(Courtesy of andoyoanny.files.wordpress.com)

Gunung Merapi, adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Indonesia, tepatnya sekitar 28 kilometer di utara kota Yogyakarta yang memiliki populasi sekitar 2,4 juta jiwa dan ribuan jiwa yang tinggal di desa-desa seputar kaki gunung. Gunung Merapi memiliki ketinggian sekitar 1.700 meter diatas permukaan laut dan merupakan gunung berapi teraktif di Indonesia yang telah meletus secara berkala sejak tahun 1548.


2. Gunung Eyjafjallajökull  (Islandia)

Post Image

(Courtesy of images.teinteresa.es)

Gunung Eyjafjallajökull, adalah salah satu gunung berapi aktif yang tertutup lapisan es di utara Skógar dan di sebelah barat Mýrdalsjökull, Islandia. Gunung berapi ini memiliki ketinggian sekitar 1.651 meter dengan lapisan es yang meliputi kaldera serta relatif sering meletus sejak jaman es terakhir hingga letusan yang terjadi pada tahun 2010 yang lalu.


3. Gunung Vesuvius  (Italia)

Post Image

(Courtesy of www.tiberlimo.com)

Gunung Vesuvius, adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak sekitar 9 km di timur Naples, dekat pantai Teluk Naples, Italia. Gunung berapi ini merupakan salah satu dari beberapa gunung berapi yang membentuk busur vulkanik Campanian. Pada awalnya gunung Vesuvius memiliki kerucut besar yang tinggi menjulang, namun akibat runtuhnya struktur tanah akibat letusan, kini gunung Vesuvius memiliki kaldera yang sebagian dikelilingi oleh tebing-tebing curam.


4. Gunung Sakurajima  (Jepang)

Post Image

(Courtesy of www.beacontranscript.com)

Gunung Sakurajima, adalah sebuah gunung berapi stratovolcano komposit aktif yang berbentuk pulau di Kagoshima Prefecture, Kyushu, Jepang. Aliran lahar yang mengalir akibat letusan yang terjadi pada tahun 1914, akhirnya membentuk pulau yang terhubung dengan Semenanjung Osumi.


5. Gunung Nyiragongo  (Kongo)

Post Image

(Courtesy of i.dailymail.co.uk)

Gunung Nyiragongo adalah sebuah stratovolcano aktif yang memiliki ketinggian 3.470 meter dan terletak di dalam Taman Nasional Virunga yang berjarak sekitar 20 km dari utara kota Goma dan Danau Kivu, Republik Demokratik Kongo. Gunung berapi ini memiliki 2 buah kawah dengan posisi dan formasi yang berbeda. Salah satunya adalah kawah Nyiragongo yang berbentuk danau lahar dengan kedalaman bervariasi. Tercatat setelah letusan pada tahun 1917, danau lahar Nyiragongo memiliki kedalaman sekitar 600 meter.


6. Gunung Ulawun  (Papua Nugini)

Post Image

(Courtesy of s-media-cache-ak0.pinimg.com)

Gunung Ulawun, adalah stratovolcano basaltik dan andesitik yang terletak di pulau New Britain dan berjarak sekitar 130 km barat-daya Rabaul, Papua Nugini. Gunung berapi ini adalah gunung berapi tertinggi di Kepulauan Bismarck dengan ketinggian 2.334 meter dan merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Papua Nugini. Letusan Gunung Ulawun tercatat pertama kalinya oleh William Dampier pada tahun 1700 dan selanjutnya tercatat 22 letusan sejak abad ke 18.


7. Gunung Taal  (Filipina)

Post Image

(Courtesy of farm5.static.flickr.com)

Gunung Taal, adalah gunung berapi kompleks yang terletak di pulau Luzon yang berjarak sekitar 50 kilometer selatan kota Manila, ibukota negara Filipina. Gunung berapi ini merupakan gunung berapi teraktif kedua di Filipina dengan 33 letusan sepanjang sejarah. Semua letusan terkonsentrasi pada Volcano Island, sebuah pulau dekat pertengahan Danau Taal. Gunung dan danau Taal menyuguhkan pandangan yang paling indah dan menarik di Filipina.


8. Gunung Mauna Loa  (Hawai)

Post Image

(Courtesy of upload.wikimedia.org)

Gunung Mauna Loa, adalah salah satu dari 5 gunung berapi yang membentuk Pulau Hawaii, negara bagian AS, Hawaii di Samudera Pasifik. Gunung Mauna Loa secara historis dianggap sebagai gunung berapi sub-aerial terbesar di dunia. Lahar akibat letusan gunung berapi ini memiliki kandungan silika rendah dan sangat cair hingga cenderung bersifat non-ekxplosif.


9. Gunung Galeras  (Kolumbia)

Post Image

(Courtesy of www2.sgc.gov.co)

Gunung Galeras, adalah sebuah stratovolcano Andes di Kolombia Nariño Departement yang memiliki ketinggian 4.276 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung berapi teraktif di Kolumbia. Telah sering terjadi letusan pada gunung ini semenjak penjajahan Spanyol, letusan pertama yang tercatat terjadi pada tanggal 7 Desember 1580. Letusan yang terjadi pada tahun 1993, menelan korban 6 orang ilmuwan dan 9 orang relawan yang tengah melakukan pengambilan sampel gas dan pengukuran gravitasi pada kawah gunung Galeras untuk dapat memprediksi kekuatan letusan di masa depan.


10. Gunung Santa María  (Guatemala)

Post Image

(Courtesy of www.therealbest.com)

Gunung Santa María, adalah gunung berapi aktif dengan areal yang besar di dataran tinggi sebelah barat Guatemala, Quetzaltenango Departement dekat kota Quetzaltenango, Guatemala. Gunung berapi yang dikenal sebagai Gagxanul dalam bahasa warga setempat, pada tahun 1902 tercatat terjadi letusan yang merupakan salah satu dari tiga letusan terbesar di abad 20, bersama dengan letusan Gunung Novarupta di Alaska pada tahun 1912 dan letusan Gunung Pinatubo di Filipina pada tahun 1991.

Demikian semoga dapat bermanfaat.

Sumber : en.wikipedia.org

Share this on : TwitterFacebookGoogle+

Leave a Comment

Check to Confirm.